Skip to main content

Anggrek Apa Kaktus?

Sekilas anggrek ini mirip banget dengan kaktus di film-film koboi. Tapi jangan salah… tanaman yang berevolusi dengan ekosistem gurun ini masih satu saudara dengan anggrek di kebun kita.

anggrek kaktus - Porphyrostachys pilifera
Gambar oleh Dr. Leslie Garay di www.orchidspecies.com
Anggrek yang punya nama asli Porphyrostachys pilifera ini ternyata sangat senang dengan tempat yang kering berbatu, terkena cahaya matahari penuh saat siang dengan suhu malam yang sangat dingin. Anggrek ini tentu telah beradaptasi dengan lingkungan ekstrim gurun dengan memodifikasi bentuk daunnya menjadi silindris dan berduri yang fungsinya untuk meminimalkan bidang penguapan. Bunganya yang berwarna merah menyala akan muncul dari tandannya yang panjang pada musim semi dan musim panas.
Meski sosok tanaman dan bunganya kurang menarik akan tetapi di mata para ilmuan dan juri anggrek, tanaman yang satu ini mempunyai daya tarik sendiri dengan kemampuan adaptasinya di tempat ekstrim. Tidak heran bila tanaman ini pernah mendapat penghargaan CBR. Jenis anggrek ini sangat jarang ditemukan di tempat-tempat penjual anggrek maupun ditempat para kolektor Indonesia. Tau knapa?? karena anggrek ini asalnya dari Ekuador he he he…jauh ya. Ada yang tertarik untuk memilikinya?? silahkan hubungi pemiliknya.
source : http://anggrek.org/anggrek-apa-kaktus.html

Comments

Popular posts from this blog

Klasifikasi Tanaman Anggrek

Klasifikasi  ilmiah ialah cara  ahli biologi  mengelompokkan dan mengkategorikan  spesies  dari  organisme  yang  punah  maupun yang hidup .  Klasifikasi  modern berakar pada sistem  Carolus Linnaeus , yang mengelompokkan spesies menurut kesamaan sifat  fisik  yang dimiliki. Pengelompokan ini sudah direvisi dan dikembangkan sejak  Carolus Linnaeus  hidup untuk menjaga konsistensi dengan  asas sifat umum  yang diturunkan dari  Darwin . Klasifikasi  ( pengelompokan ) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi  golongan  atau  unit  tertentu. Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke  terendah  (yang sekarang digunakan) adalah  Domain  ( Daerah ),   Kingdom ( Kerajaan ),  Phylum  atau   Filum  ( hewan ) / Divisio  ( tumbuhan ),  Classis  ( Kelas ),  ...

Mendaftarkan Silangan Skala Internasional

Sejak pertama kali dibudidayakan dan dibungakan di luar habitatnya oleh William Cattley seorang botanis berkebangsaan Inggris pda 1852, anggrek telah menjadi objek kajian para ilmuwan. Anggrek memiliki struktur fisiologis yang kompleks. Juga kekerabatan genetiknya menarik untuk disimak. Antar spesies berbeda marga dapat melakukan proses penyerbukan (melalui penyilangan) dan menghasilkan keturunan dengan karakteristik tanaman yang berbeda dari kedua induknya. Berawal dari Calanthe Bermula dari percobaan John Dominy pada tahun 1856 dengan menyilangkan Calanthe masuca x Calanthe furcata yang menghasilkan Calanthe Dominyii, hibridisasi (penyilangan menghasilkan hibrida baru) anggrek di seluruh dunia secara intensif terus dikembangkan hingga sekarang. Tidak hanya persilangan antar spesies (intergeneric hybrid) namun juga persilangan spesies sejenis (interspesific hybrid/sibling cross) yang umumnya memiliki genetika tidak stabil, juga terus dikembangkan. Tujuannya untuk menghasilkan...

Si Anggrek Macan dari Maluku

Kuntumnya berwarna dasar kuning atau kehijauan dengan belang-belang berwarna cokelat, bak lorengnya kulit harimau. Jumlahnya bisa sampai 60 kuntum berjajar pada tangkai yang panjangnya bisa sampai 2 meter. Sosoknya memang prima. Kuntumnya berwarna kuning dan hijau berloreng-loreng warna cokelat, sehingga sepintas dipandang mirip corak kulit harimau. Anggrek ini memang sering disebut sebagai anggrek macan. Jumlah kuntumnya sampai 60, tersusun pada tandan bunga yang sangat panjang, sekitar 120cm. Ukuran kuntum bunganya sekitar 3 – 4 cm dan lebar 1,5 cm. Kuntum bunga ini tahan sampai 6 minggu. Akarnya lebat, putih bersih menjurai kaku, keluar dari pangkal umbi semu (bulb) yang berjumlah 3 atau 4, berbentuk bulat telur memanjang agak pipih dengan bagian lancip mengarah ke atas. Panjangnya antara 88 – 20 cm. Daunnya besar, berwarna hijau cerah, berbentuk pita atau tombak terbalik, dengan panjang kira-kira 30 cm, sedangkan lebar antara 6 – 11 cm.   Ada dua varietas...